Buycom Domain

Find and Buy Expired Domains, Brandable Name Based on Keyword and SEO Metrics

Cara Mencari Expired Domain Yang Bisa Me-Ranking Website Anda di Hasil Pencarian Google

Mencari Expired Domain

Mencari expired domain untuk mengoptimasi sebuah website merupakan salah satu metode yang populer dilakukan oleh para internet marketer dan pakar SEO.

Dengan menggunakan expired domain yang sudah memiliki backlink, optimasi SEO sebuah website menjadi lebih mudah karena domain yang digunakan memang sudah memiliki authority.

Dalam memilih dan membeli expired domain yang bisa menaikkan posisi website anda di search engine, diperlukan beberapa trik.

Anda bisa mendapatkan beberapa domain berumur dengan ribuan backlink dan nilai metrik SEO yang tinggi melalui alat kami dengan mudah.

Anda hanya tinggal mem-filter daftar domain di database kami berdasarkan metrik-metrik SEO dengan nilai tinggi sesuai keinginan anda.

Jika anda mencari expired domain yang akan digunakan untuk membangun PBN atau money site anda sendiri, lakukan dengan hati-hati!

Ada beberapa faktor penting yang wajib anda perhatikan.

Jika tidak?

Apa yang anda lakukan akan sia-sia, atau malah membuat posisi website anda di SERP menurun, bahkan yang paling parah, di-deindex oleh Google.

Jadi, sebelum mencari expired domain, baca terlebih dahulu panduan lengkap ini agar website anda tidak mengalami masalah!

 

Apa Itu Expired Domain?

 

Expired domain adalah domain yang telah memasuki batas akhir masa berlakunya (biasanya dalam hitungan tahun) tapi tidak diperpanjang oleh pemilik sebelumnya.

Berdasarkan info dari ICANN.org setelah expired, sebuah domain tidak langsung dilepas ke publik, tapi akan memasuki masa Auto-Renew Grace Period (0-45 hari), kemudian masa Redemption Grace Period selama 30 hari.

Dalam periode tersebut pihak registrar biasanya berusaha untuk melakukan penagihan kepada pemilik domain untuk perpanjangan dan jika gagal domain akan dilelang.

Setiap registrar mungkin memiliki ketentuan yang berbeda.

Contoh jika anda membeli sebuah domain .com di GoDaddy dan setelah satu tahun anda tidak memperpanjangnya, GoDaddy akan melakukan penagihan kepada anda.

Anda masih bisa memperpanjang domain selama 18 hari setelah tanggal expire dengan harga normal tanpa biaya tambahan, jika lebih dari 18 hari anda akan dikenakan biaya tambahan $80 untuk memperpanjang domain tersebut.

Pada hari ke-25 setelah kadaluarsa, domain akan dimasukkan kedalam lelang expired domain selama 10 hari, siapa saja bisa melakukan penawaran dan domain bisa menjadi milik penawar tertinggi (jika pemilik sebelumnya tidak/belum memperpanjang).

Jika dalam masa lelang tersebut tidak ada penawaran, domain akan masuk ke Closeout Auction selama 5 hari.

Domain tersebut akan dijual dengan harga $11 di hari pertama, jika tidak ada yang membeli, domain akan dijual dengan harga $10 di hari ke dua, $9 di hari ke tiga, $8 di hari ke empat dan terakhir $5 di hari ke lima.

Untuk lebih jelasnya mengenai periode-periode tersebut anda bisa membaca infonya langsung dari GoDaddy dalam artikel ini.

Ada berbagai alasan kenapa sebuah domain tidak diperpanjang oleh pemiliknya, mungkin karena pemilik tidak menginginkannya lagi atau bisa jadi lupa untuk memperpanjang.

Jika pernah digunakan untuk sebuah website dan mendapatkan backlink berkualitas, kemungkinan besar domain tersebut memiliki kekuatan SEO yang bagus.

Saat domain tersebut expired, ini adalah kesempatan besar anda untuk membelinya dan kemudian menggunakannya untuk keperluan bisnis online anda.

Ada beberapa kelebihan menggunakan expired domain, diantaranya:

Sudah berumur, Google lebih mempercayai website yang berumur daripada website baru.
Memiliki backlink, backlink merupakan faktor penting dalam SEO.
Memiliki traffik, dengan menggunakan expired domain yang memiliki trafik, website anda bisa mendapatkan visitor secara instan.

Dengan beberapa kelebihan tersebut, expired domain akan membuat pekerjaan optimasi SEO jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan domain baru, website anda lebih mudah mendapatkan trafik dari search engine sehingga bisa meningkatkan penjualan.

Terus, bagaimana cara menggunakan expired domain?

Secara umum ada tiga metode yang biasa dilakukan oleh para praktisi SEO dalam memanfaatkan expired domain.

1. Digunakan langsung untuk money site atau website utama.

2. Untuk membangun PBN (Private Blog Network), yang kemudian dibuatkan link yang mengarah ke money site.

3. Redirect 301, dimana trafik yang dimiliki oleh expired domain akan langsung diarahkan ke money site.

 

Kriteria Yang Perlu Diperhatikan

 

Setiap hari, ada puluhan bahkan ratusan ribu domain yang kadaluarsa dan domain berumur yang tersedia untuk dijual, tapi tidak semuanya bisa memberikan efek positive untuk optimasi SEO.

Hanya karena memiliki umur panjang dan ribuan backlink, belum tentu bisa memberikan kekuatan SEO karena backlinknya memiliki kualitas rendah.

Karena itu, sebelum mencari expired domain, baik untuk PBN ataupun website utama, anda perlu memperhatikan beberapa kriteria agar apa yang anda lakukan tidak sia-sia.

Bahkan jika anda tidak hati-hati dalam memilih, bisa saja malah justru memberikan efek negatif buat website anda.

 

Nama domain

 

1. Hindari domain dengan frase kata kunci atau Exact-Match Domain.
 

Apa itu?

Agar lebih jelas, berikut contoh Exact-Match domain:
BuyCheapFootballShoes.com, TipsToFindJob.com, NaturalTreatmentForAcne.com

Trik ini banyak dilakukan oleh pakar SEO, dengan memakai nama domain yang mengandung kata kunci yang diincar, website anda bisa masuk halaman pertama hasil pencarian Search Engine dengan mudah.

Tapi… itu dulu, dulu banget.

Sekarang?

Ini ide yang benar-benar buruk, lupakan trik ini.

Jadi, domain yang mengandung kata kunci itu berdampak negatif untuk SEO?

Jawabnya: Belum Tentu.

Terus kenapa mesti dihindari?

Coba perhatikan tweet dari akun Twitter Matt Cutts dibawah ini!

 


 

Yang sebenarnya menjadi masalah bukanlah nama domainnya, tapi kualitasnya yang rendah.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, teknik Exact-Match Domain banyak dilakukan oleh praktisi SEO pada awal 2010-an.

Saat itu Google sering menampilkan website dengan nama domain seperti ini di hasil pencarian, meskipun website tersebut memiliki konten yang Low-Quality.

Karena sekarang Exact-Match domain sudah tidak memiliki manfaat positif untuk SEO, akhirnya banyak para webmaster yang sengaja membiarkannya expire.

Jadi, ADA KEMUNGKINAN expired domain seperti ini adalah bekas website atau PBN dengan kualitas rendah.

Dengan demikian, SEBAIKNYA anda tidak mencari expired domain dengan exact match keyword.

Kecuali, jika Exact-Match Domain tersebut memiliki kualitas yang tinggi, misalnya memiliki banyak backlink dari website ber-otoritas tinggi, nilai DA, PA, TF dan CF diatas 30 dsb.

Tapi itu pun tetap memerlukan analisa mendalam secara manual sebelum anda memutuskan untuk membelinya.

Menganai cara menganalisa expired domain secara manual, akan kami bahas di akhir artikel ini secara lengkap.

 
2. Hati-hati dengan trademark
 

Menggunakan merek dagang milik orang lain termasuk dalam nama domain bisa membuat anda terlibat masalah hukum.

Misalkan CheapSamsung.com, Samsung merupakan merek dagang milik sebuah perusahaan.

Jika pihak Samsung tahu anda memiliki website atau blog dengan nama domain mengandung kata “Samsung”, mereka berhak menuntut anda.

 
3. “Brandable” atau “Brand + Niche”
 

Hal ini tidak terlalu penting jika niat anda hanya untuk membangun PBN, asal tetap memperhatikan 2 point sebelumnya di atas.

Tapi jika anda mencari expired domain untuk digunakan pada website utama anda, usahakan untuk menemukan nama domain yang brandable, atau brand + niche, sesuai topik atau kategori website anda.

Misal, FashionSky.com, SusanFashion.com, SharkFashion.com, ZilaFashion.com, jika anda mau membuat blog atau toko online dengan niche fashion.

Brandable domain membantu identitas website anda agar mudah dikenal publik, jadi usahakan yang mudah diingat atau memorable dan mudah diucapkan.

Topik/niche pada domain membantu mendeskripsikan website, produk atau bisnis anda.

 
4. Ekstensi
 

Cari aged domain dengan ekstensi yang umum seperti .com, .net atau .org, kecuali jika anda menargetkan traffic dari negara tertentu, bisa menggunakan ccTLD (Country Code Top Level Domain).

Contoh ekstensi domain ccTLD: .in untuk India, .id untuk Indonesia, .ca untuk Kanada, .fr untuk Prancis dan lainnya.

 

Topik/niche

 

Fokus pada niche website anda, walaupun untuk PBN.

Cari expired domain yang sebelumnya digunakan untuk website yang sama atau mirip dengan topik website utama anda.

Jika anda mengelola situs tentang kucing, cari yang sebelumnya digunakan untuk website tentang kucing.

Atau, bekas website tentang hewan peliharaan secara umum, nanti anda bisa menggunakannya untuk PBN kemudian buat beberapa konten tentang kucing dan buat link yang mengarah ke website anda.

Ini erat hubungannya dengan backlink, domain bekas biasanya sudah memiliki backlink dari website yang sejenis.

Kalaupun tidak bisa menemukan domain dengan niche yang sama atau mirip, anda bisa menggunakan domain bekas website dengan berbagai macam topik atau general niche.

Kemudian anda bangun domain tersebut untuk sebuah PBN dengan konten berbagai kategori, termasuk kategori yang sesuai dengan money site anda.

Yang harus dihindari adalah domain dengan niche yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan niche website anda.

Jika anda membuat PBN tentang kucing menggunakan domain bekas website teknologi, kemungkinan PBN anda menjadi blog dengan backlink yang tidak relevan.

Walaupun anda bangun PBN tersebut dengan konten berkualitas, secara offpage SEO kualitas PBN anda kurang bagus, bahkan terlihat seperti spammy blog.

Ketika anda buat link dari PBN tersebut ke website utama anda, anda pasti tahu apa pengaruhnya untuk website anda.

 

Umur domain

 

Kebanyakan para pakar SEO menganjurkan untuk mencari expired domain yang sudah berumur minimal 2 tahun.

Umur domain bisa dilihat sesuai dengan data Whois, tapi kami anjurkan untuk menghitungnya berdasarkan data Archive.org/Wayback Machine.

Kenapa?

Whois menggunakan data tanggal saat domain diregistrasi, sedangkan Wayback Machine berdasarkan pertama kali dibuat website.

Search engine tidak meng-crawl sebuah domain jika tidak/belum dibangun menjadi sebuah website.

Jika sebuah domain diregistrasi 2 tahun yang lalu, dan baru dibangun website satu tahun kemudian, kemungkinan umurnya terhitung hanya 1 tahun oleh search engine.

Jadi kami sarankan, cek umur website bukan umur domain, gunakan data Archive.org sebagai acuan.

 

Google index

 

Pastikan aged domain yang ingin anda beli masih terindex oleh google, jangan membeli yang terkena Google Banned atau deindex.

Untuk memeriksa apakah sebuah domain masih terindex oleh Google, anda tinggal ketik “site:DomainName.com” di Google search, lihat gambar di bawah:

Google index domain

Gambar A menunjukan domain masih di-index Google, sedangkan gambar B menunjukan domain tidak ter-index (deindexed) oleh Google.

Ada 2 kemungkinan sebuah domain di-deindex oleh Google,

Pertama, domain tersebut kena penalty Google, kedua, domain tersebut sudah drop atau di-delete dari registry, dengan kata lain domain tersebut tersedia kembali untuk diregistrasi ulang seperti meregistrasi domain baru.

 

Metrik SEO untuk acuan

 

Ada jutaan aged domain yang bisa anda beli di luar sana, gunakan beberapa metrik SEO untuk memfilternya.

Ini untuk memprediksi kualitas dari domain yang anda cari walaupun bukan merupakan patokan utama, setidaknya ini bisa menjadi acuan awal dalam mencari expired domain.

 
Majestic TF dan CF
 

TF dan CF merupakan metrik yang dikembangkan oleh MajesticSEO untuk memprediksi kekutan SEO dari sebuah website dengan kriteria tertentu.

Trust Flow (TF), yaitu metrik untuk mengukur kualitas dari sebuah website berdasarkan sumber backlink yang mengarah ke web tersebut.

Situs yang memiliki backlink dari situs yang terpercaya (trusted sites) akan mendapatkan skor TF yang tinggi.

Sebaliknya jika link-nya berasal dari situs yang kurang terpercaya, akan mendapat skor TF rendah.

TF diukur dengan skala antara 0 – 100, semakin tinggi semakin bagus.

 
Citation Flow (CF), sama seperti TF, skor CF diukur dengan skala 0 – 100.

Citation Flow digunakan untuk mengukur seberapa besar pengaruh dari sebuah halaman web berdasarkan jumlah situs yang memberikan link ke halaman website tersebut.

 
Moz DA dan PA
 

Mirip dengan TF dan CF, DA dan PA merupakan metrik yang dikembangkan oleh Moz.com untuk mengukur kekuatan SEO website dengan skala 1 – 100.

Domain Authority (DA), adalah metrik yang memprediksi seberapa besar kekuatan sebuah domain atau website di mata search engine untuk bisa ditampilkan di SERP.

Page Authority (PA), hampir mirip dengan DA, metrik untuk memprediksi kekuatan dari halaman tertentu sebuah website untuk bisa ditampilkan di SERP.

 
Perlu diingat, metrik-metrik tersebut bukanlah sebuah nilai untuk menentukan kualitas sebuah domain, yang terpenting adalah kualitas backlink.

 

 

Perhatikan sumber backlink yang didapat, ini bagian penting yang menuntut anda untuk melakukan pengecekan manual.

Carilah expired domain dengan backlink rata-rata dari situs berkualitas dan relevan, jika kebanyakan link berasal dari situs yang tidak relevan kemungkinan merupakan backlink spam.

Lihat perbandingan jumlah total backlink dan jumlah domain yang memberikan link (refering domain), jika sebuah domain memiliki 500 backlink hanya dari 1 atau 2 domain saja, ini tidak wajar.

Backlink yang bagus adalah contextual backlink, yaitu backlink yang terletak dalam artikel. Hindari sitewide backlink, atau backlink yang ada pada semua halaman sebuah website. Biasanya link ini terletak di footer atau sidebar.

Memiliki atribut dofollow, backlink yang memiliki atribut nofollow tidak akan memberikan efek SEO. Tapi para pakar SEO berpendapat bahwa lebih baik memiliki backlink campuran dofollow dan nofollow agar terlihat natural.

Cek OutBond Link (OBL) dari page asal backlink, jika page tersebut memiliki OBL lebih dari 100, kemungkinan dikategorikan sebagai halaman link farm.

Jumlah backlink mungkin tidak terlalu penting, tapi setidaknya carilah expired domain dengan minimal 30 atau 50 backlink. Jika jumlahnya terlalu sedikit walaupun merupakan backlink berkualitas ada kemungkinan suatu saat anda bisa kehilangan backlink tersebut.

 

Tutorial Cara Mencari Expired Domain

 

Untuk memulai mencari expired domain kunjungi BuycomDomain.com, disana anda akan lihat jutaan nama domain lengkap dengan nilai metrik SEO seperti yang terlihat pada gambar berikut:

Expired domain list at BuycomDomain

Domain-domain tersebut adalah yang terdaftar di marketplace/auction, juga expired domain yang sudah drop atau di-delete yang bisa anda beli dengan harga normal.

Silahkan login terlebih dahulu agar bisa menggunakan semua fitur, atau silahkan register dan buat akun secara gratis.

Catatan: Dalam tutorial mencari expired domain ini kita gunakan metrik dari Majestic sebagai acuan untuk analisa backlink.

 

Setting kolom tabel

 

Atur kolom tabel dengan meng-klik link columns yang terletak di atas tabel sebelah kanan, maka akan muncul daftar kolom.

Anda bisa menampilkan atau menyembunyikan kolom-kolom tersebut dari tabel sesuai dengan keinginan anda dengan cara meng-klik tombol kolom tersebut.

Column setting buycom domain

 
Aktifkan/tampilkan kolom-kolom berikut:

Domain : kolom nama domain
DA : Moz Domain Authority
PA : Moz Page Authority
TF : Majestic Trust Flow
CF : Majestic Citation Flow
MjRD : Majestic Referring Domain / jumlah domain yang memberikan backlink
MjLink : Majestic Total Backlinks
Archive : Umur domain berdasarkan Archive.org/WayBackMachine
GgIndex : Google Index / jumlah page yang ter-index Google

Itu adalah settingan standar dalam mencari expired domain untuk memudahkan anda melihat kualitas domain, anda juga bisa menampilkan kolom-kolom lainnya sesuai dengan kebutuhan anda.

Length : panjang nama domain atau jumlah karakter
Digit : jumlah karakter angka/digit dalam domain
Hyphen : jumlah hyphen (-) dalam domain
MzRD : Moz Referring Domain
MzRank : Moz Rank
MzLink : Moz Total Backlinks
MzSpam : Moz Spam Score
MjRIP : Majestic Referring IP’s
MjRS : Majestic Referring Subnets
Whois : Umur domain berdasarkan data Whois
Alexa : Global Alexa Traffic Rank
AxLink : Total backlinks berdasarkan data dari Alexa
GgLink : Google Backlinks
Search : Google global monthly searches
CPC : Approximate Adwords CPC
SemRank : Semrush Rank
SemTraffic : Semrush organic search traffics
Estibot : Domain value by Estibot
Price : Harga atau penawaran tertinggi
Bids : Jumlah penawaran
EndTime : Tanggal dan waktu lelang/listing berakhir atau domain expire
MarketPlace : Tempat penjualan atau pelelangan domain (GoDaddy, Sedo, DynaDot)
ListType : Tipe penjualan (Bid, Buy Now, Make Offer, Closeout atau Expired)

 

Setting Filter

 

Sekarang atur filtering agar tabel hanya menampilkan domain-domain dengan kualitas sesuai dengan kebutuhan anda, klik tombol Show Filter untuk menampilkan pengaturan filtering.

1. Klik filter Extention (TLD) dan pilih .com, .net dan .org untuk mencari expired domain dengan ekstensi yang umum, atau silahkan sesuaikan dengan kebutuhan anda.

2. Set Moz DA dan Moz PA minimal 15.

3. Set Majestic TF dan Majestic CF minimal 10.

4. Set Majestic RD (Referring Domain) minimal 10.

5. Set Majestic Backlinks minimal 50.

6. Set Age by Archive.org minimal 2.

7. Terakhir set Google Indexed Pages minimal 1 untuk memastikan domain masih di-index Google, jika nilainya 0 maka domain tersebut tidak ter-index oleh Google.

Domain filtering

Silahkan tambahkan filter lainnya sesuai kebutuhan anda.

Setelah selesai secara otomatis tabel akan menampilkan domain-domain hanya yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang anda masukan pada pengaturan filtering.

 

Mengevaluasi Expired Domain

 

Sekarang saatnya anda mengevaluasi setiap domain yang akan anda beli, walaupun sudah melakukan filtering tapi sebaiknya lakukan juga pengecekan manual untuk memastikan data-datanya valid.

Sebelum melangkah lebih jauh silahkan klik nama domain yang anda inginkan untuk memastikan ketersediaan domain tersebut.

Jika domain memang tersedia untuk diregister, dijual atau dilelang dan anda cocok dengan harganya atau bersedia melakukan penawaran, jangan melakukan pembelian atau penawaran terlebih dahulu.

Analisa terlebih dahulu untuk memastikan bahwa domain yang anda minati memiliki kualitas yang bagus untuk website atau PBN anda.

Silahkan klik tanda plus (+) yang ada di samping kiri nama domain, anda akan lihat data lengkap dari domain tersebut.

Expand Domain SEO Metrics Data

Pada bagian Source Links terdapat beberapa link yang jika anda klik anda akan diarahkan ke layanan pihak ketiga dimana anda bisa menganalisa atau cek domain secara langsung.

 

Cek Google Index

 

Klik link Google untuk melihat apakah domain yang anda inginkan masih ter-index google atau tidak.

Anda akan diarahkan ke halaman pencarian Google yang akan menampilkan jumlah halaman dari domain tersebut yang ter-index oleh Google.

Jika hasilnya tidak ada halaman yang ter-index, berarti domain tersebut deindexed atau tidak ter-index oleh Google, lebih baik anda cari yang lain saja.

Tapi jika hasilnya menunjukkan ada halaman yang ter-index minimal satu, berarti masih ter-index oleh Google. Lanjutkan langkah selanjutnya!

 

Cek Domain History

 

Langkah selanjutnya adalah cek history dengan WayBack Machine atau archive.org untuk melihat website yang pernah dibangun menggunakan domain tersebut.

Dengan archive.org anda juga bisa mengetahui umur website dengan cara melihat tanggal kapan domain tersebut mulai di-crawl oleh WayBack Machine.

Untuk melihat history domain silahkan klik link archive.org (A), anda akan diarahkan ke sebuah halaman dari archive.org seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

Aged Domain WayBack Machine Summary

Pada bagian atas, anda lihat tanggal (B) dimana domain atau website tersebut mulai di-crawl oleh WayBack Machine, ini merupakan patokan untuk menghitung umur website domain.

Di bagian bawah terdapat daftar tahun dan tanggal, silahkan klik tanggal yang berwarna biru (C) untuk melihat tampilan website pada tanggal dan tahun tersebut.

Domain History by Archive.org

Dari tampilan tersebut anda bisa tahu domain tersebut pernah digunakan untuk website seperti apa sebelumnya.

Hindari domain bekas website dengan niche atau konten terlarang seperti judi, porno, kekerasan, senjata illegal dll, kecuali jika website anda memang dalam topik-topik tersebut.

Beberapa pakar menyarankan untuk menghindari expired domain yang sudah pernah drop lebih dari 2 kali, tapi ada juga yang berpendapat hal ini tidak penting jika memiliki profile backlink yang bagus.

Untuk mengeceknya silahkan klik link Whois (A), seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Domain drop info by whois data

Anda akan diarahkan ke halaman whois.domaintools.com dimana anda bisa melihat umur domain berdasarkan tanggal (B) pertama kali domain diregistrasi, dan berapa kali domain tersebut pernah drop (C).

 

 

Ini adalah bagian terpenting dalam mencari expired domain karena kualitas sebuah domain ditentukan oleh kualitas backlink yang dimilikinya.

Ada beberapa tool yang bisa digunakan untuk melakukan analisa backlink profile seperti Moz, ahref dan Majestic, dalam tutorial ini kita akan menggunakan Majestic.

 
1. Referring domains
 

Langkah pertama, perhatikan kolom MjRD (jumlah domain yang memberikan backlink) dan MjLink (jumlah total backlink), nilai perbandingan kedua metrik harus wajar.

Total backlink and referring domain by Majestic

Sebagai contoh, TravelDiscounts.com memiliki total 502 backlink (MjLink) yang berasal dari 158 domain (MjRD), bearti rata-rata satu domain memberikan sekitar 3-4 backlink.

Nilai perbandingan ini bisa dibilang wajar dan pertanda bagus bahwa TravelDiscounts.com bisa dijadikan kandidat expired domain untuk PBN atau website anda.

Contoh lain, espacioapr.org mendapatkan backlink dari 845 domain dengan total keseluruhan 174,628 backlink, artinya satu domain rata-rata memberikan backlink sekitar 200 lebih.

Ini tidak wajar, kemungkinan backlink yang didapat merupakan backlink sidewide, seperti footer backlink atau blogroll, dimana backlink jenis ini memiliki efek negatif buat SEO.

Bagaimana pun hal ini belum tentu berarti bahwa domain tersebut berkualitas rendah, tapi sebaiknya hindari domain tersebut.

 
Selanjutnya lakukan analisa lebih dalam melalui website Majestic.com, klik link Majestic dan anda akan diarahkan ke halaman Site Explorer dari Majestic seperti terlihat pada gambar di bawah:

Majestic Site Explorer Page

 
2. Anchor text
 

Apa itu Anchor Text? Anchor text yaitu kata kunci, frasa, kalimat atau text yang digunakan untuk sebuah link, dalam kode html akan terlihat seperti ini:

<a href=”http://www.sitename.com/page-url”>Anchor Text</a>

Dalam strategi link building, anchor text memiliki peran penting yang bisa memberikan pengaruh cukup besar dalam optimasi SEO.

Anchor text yang bagus harus bervariasi, bisa terdiri dari:

– Generic anchor, contoh: click here, read more dll
– Brand anchor, contoh: nama domain, nama produk, nama website dll
– Naked link, contoh: http://www.domainname.con/post-page/
– Keyword, contoh: cheap car
– Related keyword, contoh: cheap car in new york, place to buy a cheap car dll
– Image anchor

 

Sebagai patokan, hindari backlink dengan anchor text yang sama lebih dari 40%.

Di halaman Site Explorer Majestic silahkan scroll ke bawah dan lihat bagian Anchor Text seperti terlihat pada gambar berikut:

Anchor text backlink diagram

Dari gambar diatas kombinasi anchor text terlihat bagus karena cukup bervariasi terdiri dari beberapa tipe anchor text.

Selain bervariasi, hindari juga anchor text yang mengandung kata-kata negatif seperti judi, pornograpi, senjata, obat terlarang dan sejenisnya.

Akan jauh lebih bagus lagi jika anchor text yang dimiliki sebuah expired domain relevan dengan niche website anda.

 
3. Cek aktual backlink
 

Proses selanjutnya adalah melakukan pengecekan langsung pada url halaman sumber backlink, sebisa mungkin lakukan pada seluruh backlink untuk memastikan kualitas setiap backlink.

Tapi jika tidak memungkinkan karena terlalu banyak backlink yang dimiliki, lakukan secara random terutama backlink yang berasal dari domain dengan nilai Trust Flow paling tinggi dan yang memberikan backlink terbanyak.

Pada halaman Majestic Site Explorer, klik tab “Ref Domain”, dari sana anda bisa melihat daftar website yang memberikan link seperti terlihat pada gambar dibawah ini:

Majestic referring domain tab

Kemudian urutkan daftar referring domain berdasarkan nilai TF tertinggi dan/atau jumlah backlink terbanyak untuk memudahkan pengecekan.

Sekarang saatnya memeriksa aktual backlink yang berasal dari masing-masing referring domain.

Untuk melihat url sumber backlink silahkan klik nilai jumlah backlink pada masing-masing referring domain yang terletak pada kolom “Backlinks” (A)

Majestic backlinks by referring domain

Sekarang anda bisa melihat informasi sumber backlink, termasuk judul halaman (B), url sumber backlink (C), anchor text (D), nilai TF dan CF serta target url.

Untuk melihat aktual backlink, pada kolom “External Backlinks” silahkan klik url sumber backlink (C) untuk mengunjungi halaman asal backlink.

Kemudian cek apakah backlink tersebut masih ada pada halaman sumber backlink, jika memang masih ada ini merupakan pertanda bagus.

Dari contoh gambar diatas, backlink tersebut menggunakan anchor text “Fabulous Travel: A Thrifty Tour of Scotland” yang berasal dari website USA Today.

Backlink source page

Apa selanjutnya?

Pastikan halaman sumber backlink tersebut tidak berisikan konten terlarang, dan akan lebih baik lagi jika kontennya relevan dengan website anda.

Cek apakah link tersebut menggunakan atribut nofollow atau dofollow, link dengan atribut nofollow tidak memberikan efek untuk kekuatan SEO.

Cek juga penempatan link, di dalam konten, kolom komentar, footer, sidebar atau lainnya, link yang paling bagus adalah yang diletakkan di dalam konten.

Silahkan ulangi langkah-langkah di atas untuk melakukan pengecekan backlink berikutnya.

Setelah selesai dan anda yakin dengan kualitas domain yang sudah anda cek, sekarang anda siap untuk membeli domain tersebut.

 

Final Words

 

Untuk mencari expired domain dengan harga murah, cari yang sudah di-delete atau drop karena anda bisa me-registrasinya dengan harga standar seperti domain baru, atau cari domain dengan tipe listing Closeout dimana anda bisa membelinya dengan harga mulai dari $5 – $11.

Untuk mencari expired domain dengan kualitas yang benar-benar bagus, cari domain dari pelelangan dengan tipe listing Bid, Buy Now atau Make Offer.

Walaupun anda harus bersaing dengan penawar lainnya dan/atau kemungkinan harganya lebih mahal, tetapi hasilnya akan sebanding dengan apa yang anda keluarkan.

Jika beruntung, anda bisa saja mendapatkan domain dengan kualitas tinggi tapi dengan harga murah karena tidak ada penawar lain.

Jika anda punya pertanyaan atau tips tambahan, silahkan isi pada kolom komentar dibawah!

 

Bagikan panduan ini agar bermanfaat buat keluarga tercinta dan sahabat anda!

 

Updated: Januari 6, 2018 — 9:33 pm

Tinggalkan Komentar Anda:

Buycom Domain © 2017 About Us | Terms of Service | Privacy Policy | Contact Us